Selasa, 17-Maret-2009, 19:12:56
Jakarta, Kominfo Newsroom -– Industri komunikasi Indonesia pada tahun 2009 diperkirakan akan tumbuh minimal sebesar tiga persen. Tahun 2008 lalu industri komunikasi menyerap Rp 76 trilliun.
Direk tur Utama PT Excelcomindo Pratama (XL), Hasnul Suhaimi mengatakan, tahun 2009 diharapkan setidaknya bisa tumbuh sebesar Rp 3 triliun sehingga menjadi Rp 79 triliun.
”Renc ana dari pemerintah, dalam hal ini Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), tahun ini pertumbuhan nilai industri komunikasi di Indonesia akan mencapai Rp 84 triliun (planned),” ujar Hasnul di Jakarta, Selasa (17/3).
Namun, lanjut Hasnul, para provider operator optimistis di angka Rp 82 triliun dan pesimis berada di angka Rp 79 trilliun.
Walau pun akan terjadi kenaikan nilai, ia menilai pertumbuhan industri komunikasi cenderung melambat. ”Target optimistis sebesar Rp 84 triliun pun diperkirakan bakal sulit tercapai.”
Men urut dia, hal ini terjadi karena pada saat krisis, para operator cenderung mengambil kebijakan low price, karena persaingan. Oleh sebab itu, pendapatan perusahaan pun akan turun.
”Dengan memberikan High Quality Low Price maka terjadi traffic yang tinggi dan cost yang juga tinggi, hal ini membuat pertumbuhan melambat. Maka dari itu, harus dilakukan efisiensi maksimal sehingga investasi dan pendapatan tetap ada dan mencukupi,” tambahnya. (T.Dw/ysoel)
Source: http://www.endonesia.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=46&artid=3036
