Jaringan dan Infrastruktur

 

Di area pengembangan jaringan, strategi XL untuk menghadapi perubahan dalam bisnis model, dari tariftinggi dan volume-rendah ke tarif-rendah dan volume-tinggi adalah meningkatkan kapasitas jaringan. Pada akhir 2007, jangkauan kami telah mencapai sekitar 90% populasi penduduk Indonesia. Kapasitas jaringan yang lebih besar dan peningkatan kualitas membuat kami mampu menangani pertumbuhan pelanggan, memperluas pangsa pasar dan mengakomodasi lonjakan trafik, baik untuk pelanggan baru maupun yang sudah ada.

Di tahun 2008 kami mengeluarkan USD 1,2 miliar untuk belanja modal, 90% dari belanja modal yang ditujukan bagi site development adalah untuk peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan.

Beberapa inisiatif untuk pengembangan jaringan kami lakukan, lima diantaranya memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan teknologi XL, yaitu: peningkatan BTS sebesar 51%, sistem penagihan dengan versi yang lebih canggih, kesinambungan dari pemasangan kabel serat optik di darat dan bawah laut, aplikasi teknologi terkini untuk teknologi switching, serta pembangunan pusat penanganan bencana (Disaster Recovery Center) yang konsisten di seluruh Indonesia. Dengan senantiasa merencanakan dan menjalankan penyediaan kapasitas, XL mampu meningkatkan kapasitas jaringan empat sampai lima kali lipat dibandingkan awal 2007. Hasilnya, di 2008 kami berhasil menangani 109,5 miliar total menit, atau meningkat tujuh kali dari 13,8 miliar pada tahun lalu. Angka penggunaan (utilization rate) juga meningkat menjadi 60%-70%. Aplikasi teknologi dan sistem terkini juga mempersiapkan kami menghadapi tantangan dan tuntutan yang akan datang di industri telekomunikasi.

Akses Radio

Untuk mendukung peningkatan pendapatan melalui minutes of usage (MoU) dan menangani tambahan pelanggan yang disebabkan strategi penetapan tarif, kami mendirikan 5.572 BTS di 2008. Ini merupakan jumlah BTS terbanyak yang didirikan XL dalam rentang satu tahun selama lima tahun terakhir, sehingga total BTS XL di akhir 2008 adalah 16.729.

Kami menempatkan sebagian besar BTS kami dengan model regular grid, sehingga kami dapat mengatur kepadatan trafik dari satu BTS ke BTS lain. Dengan cara ini, penggunaan BTS dan spektrum lebih efisien di seluruh jaringan, tanpa mengabaikan kualitas jaringan. Kami juga terus menggali kemungkinan untuk mempertinggi efisiensi penggunaan frekuensi dalam meningkatkan kapasitas jaringan dan mengimplementasikan fitur-fitur jaringan radio demi menjaga kualitas suara.

Pembangunan BTS dengan manajemen in-house serta lokasi BTS terpadu, di samping menjalin kerja sama dengan beberapa vendor, kami lakukan untuk memastikan penyelesaian BTS tepat pada waktunya. Sebagian besar BTS dan infrastruktur jaringan kami dibeli dari Ericsson AB, Huawei Technologies Company Limited, Alcatel Lucent dan Nokia Siemens. Selain itu, kami lebih efisien dalam mendirikan lokasi transmisi BTS melalui model self-managed dibanding operator lainnya, yang umumnya menggunakan turnkey model.

Di 2008, mulai diterapkan pendekatan ‘build to suit’ untuk pembangunan BTS, sejalan dengan rencana kami untuk lebih fokus dalam bisnis utama dan secara bertahap meninggalkan model ‘self-built’. Pada akhir Desember 2008 jumlah BTS yang kami sewa telah mencapai 15% dari jumlah keseluruhan

~ by informationmedia on May 1, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: